LESSON 4
SOMETHING BETTER
Ibrani 1:1-4 (Sesuatu yang lebih baik) Empat ayat pertama dalam buku lbrani
adalah sesuatu yang ajaib. Ayat-ayat ini bukanlah ayat biasa.
Hampir semua
konsep atau tema yang diangkat dalam keseluruhan buku lbrani diperkenalkan
disini. Sekalipun dalam bahasa asli,Grika,ayat-ayat ini hanya terdiri dari satu
kalimat namun ayat-ayat ini adalah kalimat yang penuh dengan pernyataan. Alasan
sesungguhnya mengapa ayat-ayat ini penting adalah karena ayat-ayat ini mengenai
Yesus Mari kita lihat berapa banyak yang dapat kita pelajari tentang Yesus
siapa Dia, apa yang telah dilakukanNya, yang sedang la lakukan, dan yang akan
terus la lakukan bagi kita-hanya dari kalimat-kalimat yang ajaib ini.
Anchor Text(Ayat inti)
Setelah pada
zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek
moyang kita dengan perantaraan nabi nabi, maka pada zaman akhir ini la telah
berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah la tetapkan
sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan
alam semesta, (lbrani 1:1.2).
Beginning With Beauty (Permulaan yang Indah)
Ketika engkau
memilih sebuah buku untuk dibaca, engkau tertarik oleh karena permulaannya gaya
bahasanya, isi buku itu, sehingga engkau mendapati engkau akan mendapatkan
keuntungan jika mempelajari buku itu. di awal buku itu dengan Penulis buku
Ibrani telah berupaya menggabungkan kata demi kata pembaca isi buku
itu.Keindahan gaya bahasanya sekaligus untuk menginformasikan kepada Meskipun
engkau tidak mengerti artinya namun mari kita lihat keindahan bahasa yang
penulis susun dalam bahasa asli, dibaca sebagai berikut:
polymeros
kai palytorpas palai ho theos lalesas tois patraisin en tois prophetais. Yang
artinya- "es;in various times and in various ways in old times God
spoke to our fathers through the prophets"es; (berkali-kali dalam
berbagai cara di zaman dulu Allah berbicara kepada nenek moyang kita melalui
para nabi) Sekalipun dalam bahasa terjemahan kita kehilangan unsur sastranya,
namun cobalah engkau analisa susunan gaya bahasa dan sastra yang terdapat dalam
kalimat bahasa asli itu, Dalam bahasa asli, ayat 2-4 merupakan susunan sebuah
puisi tentang siapa Yesus dan erakh apa yang dilakukanNya
The old and The New(Yang Lama dan Yang Baru)
Betapa sukar
bagi banyak orang untuk menerima hal yang baru. Bukanlah satu hal yang mudah
untuk meninggalkan kebiasaan lama dan beralih kepada sesuatu yang baru. Itulah
alasannya mengapa penulis buku ini berusaha keras untuk menunjukkan kepada
pembaca bahwa ada sesuatu yang baru. Baru dan sangat penting! Bukan karena hal
yang lama itu buruk, kenyataannya tanpa sesuatu yang lama itu kita tidak
mungkin memahami sesuatu yang baru. Nah, apakah sesuatu yang lama itu? Dan apa
pula sesuatu yang baru itu? Hal yang lama itu adalah-kisah penyelamatan Allah
melalui para nabi Perjanjian Lama Itu adalah kisah yang ajaib tentang kasih
Allah dan anugerahNya Sekalipun hal itu telah dilampaui namun penulis buku
Ibrani berusaha membuat keseimbangan yang terdapat dalam a 1-2, seperti
berikut:
A. Allah telah berbicara Pada zaman
dulu Kepada para bapa Melalui para nabi.
Di zaman
yang berbeda dalam cara yang berbeda.
B. Allah telah berbicara Pada zaman akhir ini
Kepada kita Melalui Anak Nya(dalam cara yang khusus yang telah ditentukanNya)
Penulis sama sekali tidak merendahkan posisi Perjanjian Lama, karena Allah
sendiri berbicara mela erjanjian Lama ketika la menyatakan pekabaranNya epada
para nabi. Namun ini datang demi sedikit, datang dengan cara yang berbeda-beda
pada waktu yang berbeda pula. Dan cara ini telah berakhir-nabi sebagai
perantara Allah dan pendengar.
Who is Jesus? (Siapa Yesus?)
Menurut buku
Ibrani sesuatu yang baru dan lebih baik telah datang. Allah telah berbicara
dalam cara yang baru melalui AnakNya, dalam cara yang melampaui zaman dahulu
ketika Allah menggunakan para nabi. Wahyu ini sangatlah penting karena itu
diberikan pada hari-hari terakhir Jadi, apa yang kita pelajari tentang anak ini
yang menyatakan Allah dalam cara yang baru? Ibrani 12:4 bagaikan lirik lagu
yang kan siapa Yesus juga dapat ditemukan dalam Kolose 1:15-20 dan Filipi
2:6-11. Daftar karakteristik yang kita temukan disini menekankan kedekatanNya
kepada Allah dan apa yang telah Dia lakukan, 2 sementara lakukan, dan akan
dilakukanNya bagi kita. Mari kita melihat setiap ide berikut dan apa maknanya
bagi kita.
1. Heir(ahli waris).
Menurut ayat
2, Anak menerima segala sesuatu. Dia adalah ahli waris Allah. Itu berarti masa
depan dunia dan masa depan kita bergantung pada Yesus.
Yesus,Anak
Allah, Saudara kita adalah pewaris segala sesuatu ini adalah kabar baik bagi
kita.
2. Creator(pencipta)
Anak Allah
dapat memegang masa depan kita dengan baik, karena Layang memegang masa lalu
kita. lbrani 12 katakan bahwa Allah menciptakan kita melalui Yesus.
Yohanes 1:1-3 dan Kolose 1:16 menyatakannya juga. Allah menciptakan dunia ini
melalui yesus. Kita dapat mengagumi keberadaan kita melalui Kristus. Kita Ada
bukan karena proses perubahan.Dunia ini ada bukan hanya satu kebetulan. Kita
memiliki Pencipta, dan pencipta kita itu tidak meninggalkan kita Penciptaan
bukan hanya masalah sejarah tapi juga mengenai siapa kita dan dimana kita
berada di alam semesta ini. Kita adalah ciptaan Allah juruslamat kita ada dari
permulaan dan akan terus bersama kita hingga akhirnya dan sampai zaman kekalan.
3.The reflection of God&apostles glory and the
exact imprint of Gods very being(NRSV)(cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah).
Menurut buku
ibrani, hubungan Allah dengan Anak lebih dekat dari saudara kembar Allah
bagaikan cahaya yang bersinar dari kemuliaan Allah. Bagai kita tidak pernah
melibatnya namun kita tahu ada matahari karena cahayanya menembusi bumi. Yesus
adalah gambar wujud Allah, tidak ada perbedaan antara Allah dan Anak.
4.
Upholding all things through His powerful word(menopang segala ya ada
dengan kekuasaan firma Nya).
Bukan hanya
firman Allah yang menciptakan dunia tapi juga kuasa dari frmanNya. Anak adalah
Juruslamat dan Penopang kita. Tanpa sokongan kuasa Allah tidak pernah dapat melalui satu hari dalam
kehidupan
5. Provided cleansing from sins(mengadakan penyucian dosa).
Dalam buku
Ibrani, ide ini akan banyak dibahas. Yesus bukan hanya sebagai Pencipta dan
Penopang. tapi juga adalah juruslamat kita. Kita menghadapi banyak masalah di
dunia ini. dan masalah yang terbesar adalah keberdosaan kita Tanpa solusi dari
masalah dosa, kita binasa Kaabah, dengan para imam, upacara, dan korban-korbannya,
ada untuk mengatasi masalah dosa.namun buku lbrani menunjukkan kepada kita
bahwa semua lambang lambang itupun menunjukkan bahwa hanya Allah yang dapat
mengatasi masalah dosa, dan Allah telah mengatasinya melalui AnakNya, Yesus
Kristus.
6. Eated at the right hand of the majesty in the
highest(duduk di
sebelah kanan Yang Maha Tinggi)
Istilah duduk di sebelah kanan ini muncul azmur
110:1 Inilah perjanjian Lama yang paling mendukung buku lbrani. Kita akan
berkali-kali menggunakan sebenarnya berbicara hubungan antara Allah dan raja israel.
Raja itu secara simbolis dikatakan duduk di sebelah kanan Allah Posisi sebelah
kanan tahta biasanya adalah posis yang penting setelah raja Keagungan Anak yang
duduk di sebelah kanan Allah lebih dari sekedar pernyataan kuasaNya. Dia ada
disana sebagai perwakilan kita, kehadiranNya disana adalah jaminan bagi kita
bahwa Allah adalah untuk kita dan tidak jauh dari kita.
7.A name superior to angels(satu nama yang lebih tinggi dari
para malaikat ibrani 1 diakhiri dengan kalimat ini. Kalimat ini juga
memperkenalkan satu tema yang akan terus dipelajari sepanjang pasal 1 dan 2
yang akan kita pelajari kemudian.
Ringkasan
Keempat ayat
pertama yang terdiri dari satu kalimat dalam bahasa asli ini menyatakan kepada
kita banyak hal tentang Yesus Kristus. Namun itu bukan sekedar ajaran
teologikal tentang ayat-ayat itu berisi makna pribadi yang mendalam tentang
bagaimana Kristus membuat perubahan dalam diri kita. Dia adalah Pencipta,
Penopang, dan Juruslamat kita. Dia menunjukkan kepada kita bagaimana rupa Allah
itu. Dia menyediakan penyucian untuk osa kita dan memegang masa depan kita
tangan kananNya. Melalui pembelajaran kita akan buku Ibrani, kita akan dengan
lebih mengenal Yesus Kristus dalam semua cara dan memiliki kesempatan untuk
mengalami penyelamatanNya.
Bersambung ke bab 5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar