Selasa, 09 Februari 2016

BAB 4

LESSON 4
SOMETHING BETTER
Ibrani 1:1-4 (Sesuatu yang lebih baik) Empat ayat pertama dalam buku lbrani adalah sesuatu yang ajaib. Ayat-ayat ini bukanlah ayat biasa.

Hampir semua konsep atau tema yang diangkat dalam keseluruhan buku lbrani diperkenalkan disini. Sekalipun dalam bahasa asli,Grika,ayat-ayat ini hanya terdiri dari satu kalimat namun ayat-ayat ini adalah kalimat yang penuh dengan pernyataan. Alasan sesungguhnya mengapa ayat-ayat ini penting adalah karena ayat-ayat ini mengenai Yesus Mari kita lihat berapa banyak yang dapat kita pelajari tentang Yesus siapa Dia, apa yang telah dilakukanNya, yang sedang la lakukan, dan yang akan terus la lakukan bagi kita-hanya dari kalimat-kalimat yang ajaib ini.

Anchor Text(Ayat inti)
Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi nabi, maka pada zaman akhir ini la telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah la tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta, (lbrani 1:1.2).

Beginning With Beauty (Permulaan yang Indah) 
Ketika engkau memilih sebuah buku untuk dibaca, engkau tertarik oleh karena permulaannya gaya bahasanya, isi buku itu, sehingga engkau mendapati engkau akan mendapatkan keuntungan jika mempelajari buku itu. di awal buku itu dengan Penulis buku Ibrani telah berupaya menggabungkan kata demi kata pembaca isi buku itu.Keindahan gaya bahasanya sekaligus untuk menginformasikan kepada Meskipun engkau tidak mengerti artinya namun mari kita lihat keindahan bahasa yang penulis susun dalam bahasa asli, dibaca sebagai berikut:
polymeros kai palytorpas palai ho theos lalesas tois patraisin en tois prophetais. Yang artinya- &quotes;in various times and in various ways in old times God spoke to our fathers through the prophets&quotes; (berkali-kali dalam berbagai cara di zaman dulu Allah berbicara kepada nenek moyang kita melalui para nabi) Sekalipun dalam bahasa terjemahan kita kehilangan unsur sastranya, namun cobalah engkau analisa susunan gaya bahasa dan sastra yang terdapat dalam kalimat bahasa asli itu, Dalam bahasa asli, ayat 2-4 merupakan susunan sebuah puisi tentang siapa Yesus dan erakh apa yang dilakukanNya

The old and The New(Yang Lama dan Yang Baru)
Betapa sukar bagi banyak orang untuk menerima hal yang baru. Bukanlah satu hal yang mudah untuk meninggalkan kebiasaan lama dan beralih kepada sesuatu yang baru. Itulah alasannya mengapa penulis buku ini berusaha keras untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa ada sesuatu yang baru. Baru dan sangat penting! Bukan karena hal yang lama itu buruk, kenyataannya tanpa sesuatu yang lama itu kita tidak mungkin memahami sesuatu yang baru. Nah, apakah sesuatu yang lama itu? Dan apa pula sesuatu yang baru itu? Hal yang lama itu adalah-kisah penyelamatan Allah melalui para nabi Perjanjian Lama Itu adalah kisah yang ajaib tentang kasih Allah dan anugerahNya Sekalipun hal itu telah dilampaui namun penulis buku Ibrani berusaha membuat keseimbangan yang terdapat dalam a 1-2, seperti berikut:

A.    Allah telah berbicara Pada zaman dulu Kepada para bapa Melalui para nabi.
Di zaman yang berbeda dalam cara yang berbeda.
 B. Allah telah berbicara Pada zaman akhir ini Kepada kita Melalui Anak Nya(dalam cara yang khusus yang telah ditentukanNya)

 Penulis sama sekali tidak merendahkan posisi Perjanjian Lama, karena Allah sendiri berbicara mela erjanjian Lama ketika la menyatakan pekabaranNya epada para nabi. Namun ini datang demi sedikit, datang dengan cara yang berbeda-beda pada waktu yang berbeda pula. Dan cara ini telah berakhir-nabi sebagai perantara Allah dan pendengar.


Who is Jesus? (Siapa Yesus?)
Menurut buku Ibrani sesuatu yang baru dan lebih baik telah datang. Allah telah berbicara dalam cara yang baru melalui AnakNya, dalam cara yang melampaui zaman dahulu ketika Allah menggunakan para nabi. Wahyu ini sangatlah penting karena itu diberikan pada hari-hari terakhir Jadi, apa yang kita pelajari tentang anak ini yang menyatakan Allah dalam cara yang baru? Ibrani 12:4 bagaikan lirik lagu yang kan siapa Yesus juga dapat ditemukan dalam Kolose 1:15-20 dan Filipi 2:6-11. Daftar karakteristik yang kita temukan disini menekankan kedekatanNya kepada Allah dan apa yang telah Dia lakukan, 2 sementara lakukan, dan akan dilakukanNya bagi kita. Mari kita melihat setiap ide berikut dan apa maknanya bagi kita.

1. Heir(ahli waris).
Menurut ayat 2, Anak menerima segala sesuatu. Dia adalah ahli waris Allah. Itu berarti masa depan dunia dan masa depan kita bergantung pada Yesus.
Yesus,Anak Allah, Saudara kita adalah pewaris segala sesuatu ini adalah kabar baik bagi kita. 

2. Creator(pencipta)
Anak Allah dapat memegang masa depan kita dengan baik, karena Layang memegang masa lalu kita. lbrani 12 katakan bahwa Allah menciptakan kita  melalui Yesus. Yohanes 1:1-3 dan Kolose 1:16 menyatakannya juga. Allah menciptakan dunia ini melalui yesus. Kita dapat mengagumi keberadaan kita melalui Kristus. Kita Ada bukan karena proses perubahan.Dunia ini ada bukan hanya satu kebetulan. Kita memiliki Pencipta, dan pencipta kita itu tidak meninggalkan kita Penciptaan bukan hanya masalah sejarah tapi juga mengenai siapa kita dan dimana kita berada di alam semesta ini. Kita adalah ciptaan Allah juruslamat kita ada dari permulaan dan akan terus bersama kita hingga akhirnya dan sampai zaman kekalan.

3.The reflection of God&apostles glory and the exact imprint of Gods very being(NRSV)(cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah).
Menurut buku ibrani, hubungan Allah dengan Anak lebih dekat dari saudara kembar Allah bagaikan cahaya yang bersinar dari kemuliaan Allah. Bagai kita tidak pernah melibatnya namun kita tahu ada matahari karena cahayanya menembusi bumi. Yesus adalah gambar wujud Allah, tidak ada perbedaan antara Allah dan Anak.

 4. Upholding all things through His powerful word(menopang segala ya ada dengan kekuasaan firma Nya).
Bukan hanya firman Allah yang menciptakan dunia tapi juga kuasa dari frmanNya. Anak adalah Juruslamat dan Penopang kita. Tanpa sokongan kuasa Allah  tidak pernah dapat melalui satu hari dalam kehidupan

5. Provided cleansing from sins(mengadakan penyucian dosa).
Dalam buku Ibrani, ide ini akan banyak dibahas. Yesus bukan hanya sebagai Pencipta dan Penopang. tapi juga adalah juruslamat kita. Kita menghadapi banyak masalah di dunia ini. dan masalah yang terbesar adalah keberdosaan kita Tanpa solusi dari masalah dosa, kita binasa Kaabah, dengan para imam, upacara, dan korban-korbannya, ada untuk mengatasi masalah dosa.namun buku lbrani menunjukkan kepada kita bahwa semua lambang lambang itupun menunjukkan bahwa hanya Allah yang dapat mengatasi masalah dosa, dan Allah telah mengatasinya melalui AnakNya, Yesus Kristus.

6. Eated at the right hand of the majesty in the highest(duduk di sebelah kanan Yang Maha Tinggi) 
Istilah duduk di sebelah kanan ini muncul azmur 110:1 Inilah perjanjian Lama yang paling mendukung buku lbrani. Kita akan berkali-kali menggunakan sebenarnya berbicara hubungan antara Allah dan raja israel. Raja itu secara simbolis dikatakan duduk di sebelah kanan Allah Posisi sebelah kanan tahta biasanya adalah posis yang penting setelah raja Keagungan Anak yang duduk di sebelah kanan Allah lebih dari sekedar pernyataan kuasaNya. Dia ada disana sebagai perwakilan kita, kehadiranNya disana adalah jaminan bagi kita bahwa Allah adalah untuk kita dan tidak jauh dari kita. 

7.A name superior to angels(satu nama yang lebih tinggi dari para malaikat ibrani 1 diakhiri dengan kalimat ini. Kalimat ini juga memperkenalkan satu tema yang akan terus dipelajari sepanjang pasal 1 dan 2 yang akan kita pelajari kemudian.

Ringkasan
Keempat ayat pertama yang terdiri dari satu kalimat dalam bahasa asli ini menyatakan kepada kita banyak hal tentang Yesus Kristus. Namun itu bukan sekedar ajaran teologikal tentang ayat-ayat itu berisi makna pribadi yang mendalam tentang bagaimana Kristus membuat perubahan dalam diri kita. Dia adalah Pencipta, Penopang, dan Juruslamat kita. Dia menunjukkan kepada kita bagaimana rupa Allah itu. Dia menyediakan penyucian untuk osa kita dan memegang masa depan kita tangan kananNya. Melalui pembelajaran kita akan buku Ibrani, kita akan dengan lebih mengenal Yesus Kristus dalam semua cara dan memiliki kesempatan untuk mengalami penyelamatanNya.


Bersambung ke bab 5


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kontak Jawaban

Nama

Email *

Pesan *

2014 © SLAPUR - Purwodadi
Jawa Timur Indonesia